Sigap88
Image default
Hukum Kriminal Malang Raya

Anggota Polresta Malang Salah Tangkap, Kapolresta Malang Meminta Maaf

Kota Malang- Paska peristiwa salah tangkap yang dilakukan anggota Satnarkoba Polresta Malang terhadap Kolonel Chb I Wayan Sudarsana yang menjabat sebagai Kasubditbinbekhar Sdircab Pushubad di Hotel Regent Park membuat Polda Jatim ikut angkat bicara, Kamis (25/3/2021).

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko membenarkan tentang peristiwa salah tangkap yang dilakukan oleh 4 orang anggota Polresta Malang.

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan sekaligus menjaga sinergitas yang sudah terjalin baik, secara institusi Polresta Malang langsung melakukan mediasi damai dengan pihak Hubdam V/Brawijaya dengan menghadapkan keempat anggotanya untuk menyampaikan permintaan maaf.

“Tapi dari kami tidak hanya minta maaf melainkan juga akan melakukan proses dengan menindak tegas anggota yang jelas-jelas sudah melanggar SOP penindakan kepolisian tersebut” ungkapnya (video-red)

Dijelaskan oleh Gatot, saat ini keempat anggotanya tersebut sedang menjalani proses penahanan 14 hari oleh Propam Polresta Malang untuk dilakukan pemeriksaan intensif dan pendalaman kronologi sekaligus menunggu proses hukum yang akan ditetapkan lewat sidang kode etik.

“Untuk proses hukumnya jelas berbeda, disesuaikan dengan peran dan tugasnya masing-masing pada malam itu” tambahnya lagi.

Gatot meluruskan jika peristiwa tersebut bukan salah tangkap melainkan salah grebek yang diakibatkan dari kerancuan nomor kamar hotel yang disewa oleh target operasi (TO) Narkoba.

Awalnya petugas mendapat informasi jika TO akan menyewa sebuah kamar di hotel Regent Park membawa Narkoba jenis Inex. Namun nomor kamarnya selalu berubah terus sehingga membuat rancu petugas.

“Nah, nomor terakhir itu yang kebetulan ditempati oleh anggota TNI akhirnya digrebek yang ternyata salah kamar” jelasnya.

Dengan adanya peristiwa ini, Gatot berharap semua petugas Polri harus selalu memegang kode etik SOP penindakan Polri. Jangan sampai peristiwa ini membuat citra Polri tercoreng.

Diketahui, dampak dari kejadian ini telah menyeret nama Kapolresta Malang Kombes Pol Leonardus Simarmata untuk terlibat didalamnya. Sehingga Kapolresta Malang beserta anggotanya langsung mendatangi markas Hubdam V/Brawijaya untuk menyampaikan permintaan maafnya yang diterima redaksi media sigap88.co (red)

Related posts

BKPH Prajekan, RPH Kayumas Berhasil Gagalkan Pencurian Kayu Sonokeling Ilegal

Drainase PU SDM Jebol, Komunitas Anti Korupsi Angkat Bicara

redpel malang

Kompak, Sindikat Curanmor Ibu Dan Anak Akhirnya Diringkus Polres Tulungagung

pimred sigap88