Sigap88
Life Style Olahraga

Arek Malang Berjaya di IOXC, Pandangan Miring Dijawab Dengan Medali

Tangerang- Gelar Event Indonesia Open X-sport Championship (IOXC ) 2021 oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memasuki Babak Final, Rabu (10/11) dan berakhir pada kamis (11/11/2021) di BSD Xtreme Park, Tangerang. Cabang olahraga yang dipertandingkan diantaranya skateboarding, aggressive inline, bboy dan bgirl, freestyle soccer, parkour, bmx freestyle dan BMX flatland. Kesemuanya melalui babak penyisihan dan semi final secara dan online karena masa pandemi.

”Rasa syukur dan terima kasih tak terhingga saya ucapkan kepada para atlit dari seluruh Indonesia yang hadir di event ini dengan tetap prokes ketat sehingga final IOXC ini bisa diselenggarakan,” Tegasnya

Drs.Maifrizon, M.Si, ASDEP Olahraga Rekreasi kemenpora yang membuka event Final IOXC 2021.
Pada Final IOXC 2021 Malang raya (kota Malang, kabupaten Malang dan kota Batu) tiga (3) atlit skateboardnya dari Bolang Skateschool (kota Malang) lolos masuk final ketiganya adalah Zeefara Mahika Darmawan a.k.a ZEE (kota Malang), Pelangi Khea Ramadani a.k.a anggi (kabupaten Malang) dan satu-satunya atlit Pria yang lolos Final, Avdavin Syaugi a.k.a davin (kota Malang)

Rombongan atlit dan official bertolak dari Malang Selasa (9/10) menggunakan transportasi darat dengan prokes ketat. Dengan segala keterbatasannya tidak membuat ketiga atlit tersebut minder “kena mental” istilah kekinianya, untuk bertanding di event level final Nasional meskipun dari daerah, dengan didampingi sang pelatih Akbar “Bolang” Dhani rasa dan semangat malah makin berkobar dan selayaknya singa-singa Edan mereka tak gentar bertarung dengan seluruh finalis dari Indonesia.

”Secara mental dan teknik saya yakin anak-anak sudah sangat teruji, karena bukan sekali ini mengikuti event nasional, bahkan beberapa tahun lalu dengan segala keterbatasannya saya ajak anak-anak mengikuti event internasional di Kuta-Bali,”ujar Akbar “Bolang”Dhani, owner Bolang Skate School Malang yang biasa mengajak anak didiknya berlatih di taman Loop Arena Skatepark, taman milik pemkot Malang.

Rasa percaya diri atlit dan pelatih ternyata bukan pepesan kosong belaka, event bergengsi olahraga exktrem yang digelar Kemenpora 2021 ini menjadi pembuktian diri. Pada kelas Women IOXC 2021, dua atlit skateboard asal Malang menguasai Arena skatepark BSD Tanggerang, masing-masing Zeefara Mahika (10tahun) atau yang akrab dipanggil Zee (kota Malang) mampu menempati podium juara dengan poin 9.30 sedangkan koleganya Pelanggi Khea Ramadhani (10tahun), gadis mungil berhijab dari Dau – kabupaten Malang bertengger diurutan ketiga dengan poin 5.09, keduanya mampu memberikan penampilan terbaiknya, bahkan sanggup membuat takjub dewan juri.

Sedangkan Davin satu-satunya atlit skateboard dari Malang Raya mampu bersaing dengan skateboard Nasional lainnya di posisi The Best Ten (sepuluh besar) Davin sendiri mampu mengumpulkan poin 9.58 berada di posisi nomor 6, sedangkan juara diraih oleh Hafid Wahyu Kurniawan dengan poin 16.40.
Sebuah perjuangan yang sangat layak diapresiasi, meskipun diperjalanan selama pembinaan, pelatihan maupun ketika akan berangkat, nyaris tidak ada perhatian dari Dispora maupun KONI. Karena status Skateboard yang berada atau menginduk pada cabor Perserosi (Persatuan sepatu Roda) di Malang raya masih dianggap sebelah mata. Padahal Skateboard menjadi salah satu penyumbang medali untuk merah putih (Indonesia) pada ajang Sea Games beberapa tahun lalu.

”Setiap ada event kami harus berjuang sendiri, pemda dan KONI apalagi cabor jauh dari memperhatikan kami, baru event IOXC 2021 ini kami berbekal surat dari Kemenpora melakukan Hearing dengan anggota DPRD, agar ada sedikit perhatian ke kami, alhamdulillah di bantu sedikit dan kami jawab dengan prestasi,”ujar Akbar “Bolang”Dhani yang berharap kedepannya pemda-pemda Malang raya lebih peduli kepada atlit-atlit olahraga Ektrem yang kini sudah mampu dijawab dengan prestasi. (Tim)

Related posts

Aktivis Perempuan :Kasus Prostitusi Online, Perempuan Selalu Menjadi Objek Pemberitaan Sepihak Oleh Media Massa

Redaksi

Catatan Akhir Tahun Bahasa dan Kelayakan Berita di Media Online

Redaksi

Luar Biasa”Putra Tukang Ojek Online Jadi Tentara

Redaksi