Sigap88
Image default
Bondowoso Investigasi Pendidikan Tapal Kuda

Double Counting Penerima Bantuan, Kinerja Kemenag Bondowoso Patut Dipertanyakan

Bondowoso¦¦Sigap88 – Kementerian Agama pada pertengahan 2020, menerima amanah anggaran bantuan operasional di masa pandemi Covid-19 bagi pesantren dan pendidikan keagamaan Islam dengan total anggarannya sekitar Rp. 2,599 triliun.

Sayangnya, khususnya di Kabupaten Bondowoso telah patut “Diduga” adanya
Double Counting Anggaran terhadap program diatas.

Saat dikonfirmasi Kepala Kemenag Bondowoso Solihul Kirom membenarkan adanya Double Counting tersebut. “Kami akui adanya Double Counting dalam program BOP Covid 19,”

“Namun nanti akan kami lakukan pengecekan ulang dan yang double akan dilakukan penarikan untuk dikembalikan ke kas negara,” jelasnya.

Ditempat terpisah, Ketua DPC Bara Jp Bondowoso yang selama ini intens mengadakan Investigasi terkait BOP Covid 19 pesantren dan pendidikan keagamaan Islam sangat menyesalkan kejadian tersebut.

“Sungguh tidak masuk akal, ketika terjadi suatu Double Counting anggaran yang masuk ke Lembaga,”

“Apa tidak ada tim Verfak dari Kemenag Bondowoso ataukah memang ada suatu faktor kesengajaan yang dilakukan oleh oknum,” ujarnya dengan tersenyum penuh misteri.

Ditanyakan langkah selanjutnya, Dengan tegas Bang Juned menyampaikan, “Akan kami bawa ke ranah hukum untuk membuka Tabir ini. Karena berdasarkan hasil investigasi, adanya double anggaran ini akibat kelalaian atau bisa diduga adanya “Main Mata” antara Kepala Kemenag Bondowoso dan Kasi Pontren dengan lembaga penerima BOP,” tegasnya. Bersambung

Penulis : Hasan
Foto : Tim
Editor : Redpel

Related posts

Terperosok ke Septictank, Tiga Warga Desa Sumbersari Maesan Meninggal

Redaksi

Komitmen Bersama Untuk Kesinambungan dan Penekanan Penanaman Tanaman Kehutanan di Kecamatan Ijen

Redaksi

Peran Aktif Organisasi Pemuda Patriot Bersatu Desa Petung Dalam World Cleanup Day 2020

Redaksi