Sigap88
Malang Raya Peristiwa

Gempur Cukai Palsu, Bea Cukai Malang Ajak Jurnalis Berperan Aktif

Malang, Sigap88- Karena sifatnya yang dapat menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan, maka Rokok merupakan salah satu produk/barang yang keberadaan serta peredarannya perlu dikendalikan. Salah satu upaya pengendaliannya, yakni dengan menerapkan cukai dan pajak rokok.

Saat ini, Cukai tembakau dan pajak rokok merupakan salah satu penyumbang terbesar pendapatan Negara. Besarnya cukai tembakau dan pajak rokok yang telah ditetapkan pemerintah, dimaksudkan untuk mengurang konsumsi rokok yang seakan-akan sudah menjadi pola prilaku atau kebiasaan di tengah-tengah masyarakat. Selain itu agar seimbangnya biaya kesehatan untuk penyakit yang ditimbulkan oleh rokok.

Ketentuan penarikan cukai tembakau telah diatur melalui Peraturan Menteri Keuangan Nomor 39 tahun 2007 tentang Perubahan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 11 tahun 1995 tentang Cukai

Untuk memberikan pemahaman tentang penggunaan dan pemanfaatan cukai tembakau dan pajak rokok, Pemerintah Kabupaten malang melalui kepala dinas kominfo, senin(14/9/2020) menggelar Sosialisasi bertemu langsung dengan jurnalis di Kabupaten Malang tepatnya di Hotel Olino Garden di jalan Aris Munandar No 41 Kota Malang

Kegiatan tersebut, dihadiri oleh Sekda Kabupaten Malang Ir Wahyu Hidayat, Diskominfo Aniswaty Aziz Kepala Kantor Bea Cukai Malang Latif Helmi dan awak media yang yang bertugas di kabupaten Malang

Sekda Kabupaten Malang, Ir. Wahyu Hidayat dalam sambutannya mengatakan, ” Kegiatan Sosialisasi Pengunaan dan Pemanfaatan Cukai Tembakau dan Pajak Rokok penting dilaksanakan, supaya penggunaan dan pemanfaatan dana hasil tembakau dan pajak rokok tepat sasaran, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan tentang Penggunaan DBHCHT dan Sanksi atas penyalahgunaan alokasi DBHCHT

Selanjutnya, wahyu juga menegaskan, seiring dengan Visi Kabupaten Malang tahun 2020 pemanfaatan cukai tembakau dan pajak rokok, diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mulai dari peningkatan dibidang pendidikan, keagamaan, kesehatan juga infrastruktur” tegasnya

Usai memberikan sambutannya, Sekda Kabupaten Malang secara resmi membuka kegiatan sosialisasi tersebut.

Sementara itu, disela-sela acara sosialisasi, Kepala Dinas Kominfo juga turut berharap kepada wartawan se Kabupaten Malang ” selama ini kita belum pernah bertatap muka, jadi saya ingin media yang hadir di sini ikut membantu mensosialisasikan kepada masyarakat agar tertib secara administrasi dan taat hukum.” Tegasnya Aniswaty

Di ruang yang sama, kepala kantor bea Cukai malang, Latif Helmi sangat mengapresiasikan program sosialisasi gempur cukai palsu yang di gagas diskominfo dengan bertemu secara langsung awak media dalam penyampaiannya ” saya tidak canggung atau takut berhadapan sekitar 43 awak media di kabupaten malang. Menurut saya rekan wartawanlah yang turut membantu sosialisasi dan sekaligus memberikan info kepada kami, malah kami sangat bersyukur ketemu jurnalis mulai yang senior sampai junior hadir di ruangan ini “tuturnya.

Selain itu, Latif juga menjawab dengan gamblang pertanyaan yang di lontarkan wartawan dengan nada santai dan tegas tentang pemberantasan produk tanpa cukai. Acara kemudian ditutup dengan tanya jawab dari pegawai bea cukai yang di wakili oleh surjaningsih kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah(rud/Adv)

Related posts

Kematian Ternak Hebohkan Warga Sumber Dumpyong, Kabid Keswan Sigap Lakukan Investigasi

Redaksi

Cegah Merebaknya Virus Covid -19 Brigif Para Raider 3/3 Kostrad Laksanakan Penyemprotan Desinfektan

Redaktur Malang

HUT Ke -74, RRI Launching Kampung Radio dan Program Kentongan

Redaksi