Sigap88
Bondowoso Investigasi Tapal Kuda

Indikasi Diskriminasi PKBM, Verifikasi Dikbud Bondowoso Patut Dipertanyakan

Bondowoso||Sigap88 – Setelah berapa kali diberitakan di Media Sigap88, mengenai adanya suatu indikasi Mark Up Dapodik dalam Program Kesetaraan ternyata banyak faktor lain yang bisa diduga sebagai penyebab dan permainan “Kongkalikong” Oknum Dinas dengan pengelola PKBM sendiri.

Berdasarkan investigasi Tim Dpc Bara Jp Bondowoso dan Tim Sigap88, di Kecamatan Pakem saat ini ada Tiga PKBM yang aktif. Yaitu PKBM Pratama, PKBM Rengganis dan PKBM Nurul Islam.

Anehnya dari Ketiga PKBM di Kecamatan Pakem tersebut, Dua PKBM yang mendapatkan Program Kesetaraan 2019. Dimana kedua PKBM penerima tersebut merupakan PKBM yang dikelola oleh Suami istri, dengan Inisial “H” dan “E”.

Tim Investigasi Dpc Bara Jp Bondowoso, Johan Gondrong menyampaikan, “Pada tahun tahun sebelumnya, satu PKBM tersebut juga mendapatkan. Tapi kenapa untuk yang 2018 dan 2019 tidak dapat,”

“Apakah ada suatu diskriminasi PKBM,,? Ataukah PKBM yang mendapatkan program kesetaraan tersebut, karena adanya suatu kedekatan kepada oknum Staf Dikdub,”

“Sehingga mengesampingkan proses verifikasi yang seharusnya dilakukan oleh Diknas Bondowoso. Karena salah satu Ketua PKBM di Pakem tersebut juga merupakan PNS aktif disalah satu SMP Negeri di Bondowoso,”

“Lalu kemanakah fungsi dari Peraturan Pemerintah No. 53 Th 2010 khususnya pasal 3 ayat 7 dan Pasal 4 Ayat 1 dan Ayat 6,” ujar Johan Gondrong dengan penuh tanda tanya, bersambung.

Penulis : Hasan
Foto : Tim
Editor : Redpel

Related posts

Masih Dalam Situasi Pandemi Corona, Gebyar Labuhan Sarangan 2020 Ditiadakan

Redpel1

Jalin Sinergitas Dengan Toga, Kapolres Bondowoso Silaturahmi ke Ketua MUI

Redaksi

DD Tepat Sasaran, Warga Kampung Krajan Desa Kalibagor Rasakan Jalan Beraspal

Redaksi