Sigap88
Featured Nasional Tapal Kuda

Kepentingan Konfirmasi, Kasi Intel Kejari Bondowoso Larang Wartawan Bawa HP ke Ruang Kerja

Bondowoso, sigap88 – “Wartawan Dilarang Membawa Handphone”, itulah yang terjadi saat Pimred SIGAP88 dan Wartawan SIGAP88 mendatangi Kejari Bondowoso untuk menghadap Kasi Intel Kejari Bondowoso, Sucipto SH.

Diruang lobi, Security sudah menyampaikan kepada Wartawan sigap88, handphone supaya ditinggalkan dan Wartawan sigap88 langsung memberi penjelasan bahwasanya seperti yang ditulis dibuku tamu bahwa kami dari Media. Dan handphone ini sebagai salah satu sarana untuk melakukan konfirmasi kepada Kasi intel.

Setelah dibawa masuk keruang kerja kasi intel, Kasi Intel langsung memerintahkan Security untuk membawa semua handphone keluar. Padahal sudah dijelaskan oleh Pimred SIGAP88 bahwasanya kedatangannya untuk mengadakan konfirmasi dan HP tersebut sebagai salah satu sarana.

Karena HP yang notabene sebagai salah satu sarana untuk konfirmasi telah dibawa security keluar ruangan, langsung Pimred SIGAP88 mengajukan keberatan dan mempertanyakan terkait aturan tersebut.

“Ini memang peraturan yang ada disini dan sudah lama”, jelas Kasi Intel.

Menanggapi hal tersebut, Pimred sigap88 dan sekaligus Ketua DPC Bara JP Bondowoso merasa tidak etis apa yang telah dilakukan oleh Kasi Intel Kejari Bondowoso dan suatu bentuk kearoganan suatu pejabat.

“Sikap yang ditunjukkan oleh Kasi Intel Kejari Bondowoso adalah bentuk arogansi pejabat, dengan mela­rang wartawan membawa handphone ketika ingin konfirmasi”, tegasnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, apabila ada ke­bijakan suatu instansi tertentu khu­susnya terkait dengan ketentuan peli­putan, seharusnya instansi tersebut harus menerbitkan surat edaran resmi yang dilengkapi dengan alasan yang bisa diterima logika.

Dia menegaskan, semua pihak harus memahami bahwa dalam melaksa­na­kan tugas jurnalistiknya wartawan harus didukung dengan alat kelengkapan peliputan seperti alat komunikasi, alat rekam, dan visual atau kamera.

Ditanyakan tentang sikap yang akan diambil menyikapi permasalahan diatas, dengan tegas Bang Juned menyampaikan, “Kami akan meminta penjelasan secara resmi dari Kepala Kejaksaan Bondowoso, terhadap kebijakan diatas. Apa merupakan kebijakan Secara instansi atau kebijakan Pribadi”.

“Jangan biarkan masyarakat berprasangka yang negative terhadap kinerja Kejaksaan Bondowoso”, tegasnya. (Hasan)

Related posts

Wajah Sumringah Warnai Wajah Penerima RUTILAHU, Babinsa Koncer Kidul Buktikan Kinerjanya

Redaksi

HPN 2020, Pers Menggelorakan Kalimatan Selatan Gerbang Ibu Kota Negara

Redaksi

BHAKTI KAMI UNTUK RAKYAT YANG TERCINTA, Semangat Yang Landasi Prajurit Yonif Raider 514 Kostrad Dalam Karya Bhakti

Redaksi