Sigap88
Pasuruan Peristiwa Uncategorized

Ketua & Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Sepakat Tolak UU Cipta Kerja.

Pasuruan, sigap88 — Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, H.M. Sudiono Fauzan bersama ratusan aksi pendemo dari kalangan mahasiswa yang tergabung di PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia) sepakat menolak UU Cipta Kerja yang sudah diketok oleh pemerintah bersama DPR RI pada 5 Oktober 2020 lalu.

Hal itu disampaikan oleh M. Sudiono Fauzan setelah para mahasiswa menyatakan sikap di depan kantor DPRD Kabupaten Pasuruan di Jl. Raya Raci Bangil, Jum’at (9/10/20) siang.

“Perjuangan ini tidak boleh berhenti sampai disini, Mari kita berjuang bersama sama, jangan lelah untuk tetap berjuang terhadap rakyat. Hidup Rakyat,” Ucap Ketua DPRD dengan lantang di hadapan para pendemo.

Selain memberikan semangat pada para mahasiswa untuk terus berjuang untuk terus menyuarakan aspirasi rakyat, Pria asal fraksi PKB tersebut juga akan langsung menyampaikan aspirasi para pendemo kepada Presiden Joko Widodo serta berjanji akan menyampaikan tanda terimanya dari Sekretaris Negara.

“Detik ini juga surat atau pernyataaan sikap dari PC PMII akan segera kami sampaikan oleh Presiden RI, sekaligus kita akan sampaikan tanda terimanya dari Sesneg (Sekretaris Negara) yang biasanya kalau sedang online akan langsung diterima oleh sektariat negara, yang kedua tembusan ke DPR RI,” Tambah Pria yang akrab disapa Mas Dion.

Usai mendengarkan jawaban dari Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, ratusan pendemo dari mahasiswa pasuruan raya akhirnya meninggalkan lokasi.

Sebelumnya, Ratusan massa yang terdiri dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum Pasuruan, juga menggelar aksi demo di depan pintu masuk Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan pada Kamis (8/10/) siang.

Mereka yang datang sambil membawa poster bertuliskan menolak omnibus law mengepung gedung Dewan yang bersebelahan dengan jalan panturan. Massa juga sempat memblokade jalan pantura dan bakar ban.

Akhirnya ratusan massa tersebut juga meninggalkan lokasi demo setelah anggota DPRD setempat menyatakan sepakat dan mendukung gerakan massa untuk menolak UU Omnibus Law yang baru diketok beberapa waktu lalu.

Anggota Komisi 1 Eko Suryono dalam pernyataannya mengatakan dukungannya terhadap tuntutan massa.

“Kami sudah menyampaikan secara tertulis surat rekomendasi pengkajian ulang UU Cipta Kerja kepada Presiden dan DPR RI,” kata Eko Suryono saat menemui pendemo.

Selain Eko, beberapa anggota dewan yang lain juga ikut keluar. Di antaranya, Rudi Hartono, Arifin, Najib Setiawan,
dan beberapa anggota dewan lainnya.

Para wakil rakyat tersebut secara bergantian, menyampaikan dukungannya atas aksi yang dilakukan para pengunjuk rasa. dan menyatakan, atas perintah pimpinan, DPRD Kabupaten Pasuruan menyatakan sepakat dengan tuntutan dari massa.

Setelah itu, Massa akhirnya membubarkan diri dari depan gedung DPRD Kabupaten Pasuruan. (Adv)

Related posts

Polda Jatim Terus Berikan Himbauan dan Bubarkan Kerumunan Masyarakat Dimasa Pandemi Covid-19

Redpel1

Tebar Paket Sejuta Sembako, Bupati Malang Apresiasi dan Mendukung Kegiatan Positif

Redaktur Malang

Dimasa Pademi Covid 19, E Taragi Berikan Takjil Gratis di Bulan Puasa

Redaksi