Sigap88
Investigasi Malang Raya Peristiwa

Ketua Hipakad Malang Raya Di Laporkan, Gelar SH tertulis di SIM TNI

Malang, Rapat Koordinasi yang di hadiri seluruh perwakilan anggota pengurus Hipakad Malang Raya berkumpul ke kantor sekretariat di jalan trunojoyo.1/10/2020, Agenda itu merupakan mosi tidak percaya akibat transparansi serta tidak dilibatkan hampir 80% pengurus tidak dilibatkan

Dua masalah besar yang tidak melibatkan anggota dan pengurus yaitu mendukung kemenangan bakal calon Bupati Malang H. Sanusi -Didik tanpa ada rapat koordinasi serta SIM TNI.

Dari banyak masalah yang menarik diperbincangkan adalah kepemilikan SIM TNI atas nama Afan Ari Kartika, SH. Kartu pengenal itu menyebutkan bahwa pria berkelahiran jember tahun 1984 mendapatkan kartu SIM TNI dengan masa aktif mulai 26 -06 – 2020 sampai 03-12-2020 dengan Nomor 0178/1284/ A-1/VI/2020 yang di sahkan oleh Kolonel CPM Eka Wijaya Kusuma. Sedangkan dari pangkalan data dikti ketua hipakad tidak menyelesaikan studinya di Universitas Muhammadiyah Malang.

” iya besok kami laporkan Afan mas, Organisasi besar ini sudah tercoreng dengan kepemimpinannya” terang pak yono yang paham betul sejarah berdirinya Hipakad di Malang Raya.

“Afan itu sebenarnya tidak dipilih secara musyawarah namun ditunjuk oleh sesepuh di malang raya untuk membesarkan organisasi keluarga besar TNI AD”. Tegasnya.

Kenapa afan ditunjuk sebagai ketua karena kami memberi kesempatan untuk yang muda muda berkiprah menjadi organisatoris yang bisa menyesuaikan perkembangan jaman sedangkan yang senior senior ini hanya mendukung dan menasehati saja jika ada kesalahan atau kekeliruan dalam memimpin, malah yang diperbuat itu sungguh memalukan. Kami anak tentara tidak nama besar Hipakad hanya jadi pecitraan pribadi” ucap pria bertubuh gempal

Statemen berbeda juga dicurahakan oleh sekretaris Hipakad Rayon Lowokwaru ” Kami Rayon Lowokwaru merasa sangat dipermalukan dengan ketua yang selalu banyak janji, salah satunya adalah menjanjikan pemberian HP untuk anak yatim, namun sampai sekarang tidak ada realisasinya sampai kita malu sekali” tuturnya dengan nada geram.

” kami sekarang menolak afan sebagai ketua dan menyatakan sikap mosi tidak percaya sambil menujukan bukti tanda tangan jajaran pengurus dan anggotanya sekitar .”

Rayon sukun saat di beri kesempatan bicara juga sangat terkejut mendengar pemaparan pengurus dan anggota yang hadir, ” saya tidak tahu apa apa sebenarnya tapi mendengar masalah ini sudah berlarut larutn sebelumnya tapi setelah mendengar dan melihat secara langsung data yang diperlihatkan, saya akan melaporkan ke ketua rayon bahwa masalah ini sangat serius sekali ” cetusnya.

“saya pribadi dan rekan yang hadir disini sepakat apa yang dilakukan pengurus dan anggota untuk melaporkan ke penegak hukum” ucapnya.

Senada dengan rayon sukun, Ketua rayon klojen mendukung penuh Afan mempertanggungjawabkan perbuatan dibawah aturan hukum yang berlaku,

“saya selaku ketua rayon klojen mewakili pengurus dan anggota sepakat dengan keputusan malam ini yaitu melaporkan Afan ke APH dan ini saya membuktikan sekitar 100 anggota kami tanda tangan sebagai bentuk mosi tidak percaya kepada Afan” Tegasnya.

Sedangkan perwakilan rayon dari Blimbing dan kedungkandang siap mendukung langkah hukum yang akan dilaksanakan pada tanggal 2/10/2020 setelah mendengar pemaparan pelanggaran yang selama ini dilakukan ketuanya.(rud)

Related posts

Merasa Dirugikan, Pewarta S One Melapor ke Polres Situbondo

Redaksi

Isu Ijazah Palsu Ketua Hipakad Malang Raya, IWO Kirim Surat Kemenristekdikti dan Polda Jawa Timur.

Redaktur Malang

Usai Ungkap Kasus 100 Kg Sabu, Walikota Surabaya Tri Risma Harini Berikan Penghargaan Pada Kapolrestabes dan Jajaran

Redpel1