Sigap88
Bondowoso Investigasi Pendidikan Tapal Kuda

Ketua JPKP Bondowoso : Kinerja Operator Dapodik Dikbud Bondowoso Patut Dipertanyakan

Bondowoso||Sigap88Ambil contoh yang dikutip dari situs : http://sekolah.data.kemdikbud.go.id/index.php/chome/profil/62398506-AFF1-4C65-AF88-5F44922FD1B7 dimana jumlah Siswa SMK Negeri 02 Bondowoso memiliki total 604 siswa.

Sebuah Jumlah yang tidak mudah untuk menjaring minat siswa bersekolah di SMK 02 Bondowoso sebagai salah satu SMK Favorit saat ini.

Namun yang menjadi pertanyaan lalu bagaimana Pihak Dinas Pendidikan dapat menjelaskan jika ada sekolah sekelas PNF yaitu PKBM disalah satu Lembaga yang ada di Bondowoso menyamai jumlah tersebut apakah masuk akal ?

Data tersebut bisa diambil dari Dokumen Penerimaan Bantuan untuk sekelas PKBM di Bondowoso dengan jumlah kurang lebih 600 an peserta didik dengan Rombongan Kelas kurang lebih 20 kelas.

Mengingat hasil Investigasi Tim SatGasNas DPW Jatim dan JPKP Nasional DPC Bondowoso pada salah satu PKBM yang diakui justru hanya sekitar 40 an lebih kan aneh bilamana tercantum di Dapodik sejumlah 600 an lebih peserta didik

Ada apakah dengan sistem entri dapodik di Bondowoso ? Apakah tidak ada filterisasi ? Diduga seakan akan tutup mata adanya Mark Up jumlah peserta didik di salah satu PKBM tersebut.

Ketua JPKP Nasional DPC Bondowoso, Mohammad Agam menyatakan ” Apa yang dijelaskan oleh Ketua Bara JP sangat benar apa yang dimaksud dengan OPERATOR yang dimuat dalam berita Sigap 88 https://sigap88.co/membuka-tabir-pendidikan-non-formal-di-bondowoso/ (28/07/2020) tentunya diduga kuat ada Oknum Operator yang bermain dan terlibat dalam hal ini,” ujar Agam.

“Tentunya Data dan Rekaman hasil Investigasi termasuk diatas setelah rampung kita serahkan bersama pihak Bara JP ke Polda sebagai pelengkap laporan yang akan diajukan” tambahnya

Penulis : Tim
Editor : Redaksi

Related posts

Tarantula dan Mahawira Yonif Raider 514 Gelar Baksos Bagi Sembako

Redaksi

Grebek Pasar, RBS Kembali Bagi Masker Gratis di Pasar Sukosari

Redaksi

Pengamanan Pilkades Serentak, Polres Bondowoso Gelar TFG

Redaksi