Sigap88
Hukum Kriminal Jakarta Nasional Peristiwa

Ketum V DPP AWI dan Dewan Pengawas DPI Irno Budi Kiswojo, S.E., M.H., : “Wartawan Tidak Wajib Ijin Untuk Melakukan Peliputan, Kecuali Press Conference”

JAKARTASIGAP88 – Menyikapi terjadinya kasus di Magetan yang menimpa anggota Aliansi Wartawan Indonesia DPC Magetan, terhadap kehadiran petugas dari Polsek Panekan bersama Camat beserta rombongan dalam rangka Giat Penertiban Masker di kedai Desa Milangasri Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan, pada Jum’at malam (18/09/2020).

Ketua Umum V Irno Budi Kiswojo, S.E., M.H., yang mewakili di DPP AWI Aliansi Wartawan Indonesia dan Sebagai Dewan Pengawas di Dewan Pers Indonesia (DPI) atas pengaduan yang diterima memberikan apresiasi terhadap para petugas medis dan para penegak hukum yang aktif sebagai garda depan dalam menangani pandemi ini.

Namun, ada kalanya rasa capek dan penat menyelimuti pikiran itulah yang sering terjadi, sehingga ada saja oknum anggota penegak disiplin ini lupa siapa yang di hadapai, yaitu masyarakat.

“Untuk ini kami dari Aliansi wartawan Indonesia, menghimbau kepada seluruh jajaran penegak hukum, penegak disiplin untuk tetap mengedepankan etika dalam bertugas, yaitu menggunakan cara yang sopan, tertib, mengayomi dan dengan menggunakan landasan praduga tak bersalah,” ujar Irno.

“Tidak perlu membentak-bentak, tidak perlu mengeluarkan kata kasar dan dengan demikian masyarakat akan merasa nyaman, maka dengan sendiri akan paham arahan petugas,” imbuhnya.

Dan hal ini juga berimbas kepada anggota Aliansi Wartawan Indonesia yang ada di lapangan, yang mana saat peliputan mendapatkan perlakuan yang tidak baik oleh petugas,di bentak-bentak dan tidak mendapat perlakuan yang semestinya.

Menurut keterangan Nur Ulfa S.R salah satu Media SIGAP88 Kabiro eks karesidenan Madiun juga sebagai Anggota AWI melalui Ketua DPC AWI Magetan ,mengatakan bahwa saat di lokasi ada oknum Polisi berkata dengan keras dan membentak, bahwa yang meliput wajib ijin lebih dahulu.

Dari sini akhirnya terjadi Perdebatan dengan petugas tentang ijin liputan tersebut.

Dalam hal ini Irno menegaskan, bahwa wartawan tidak wajib melaporkan diri kepada yang terkait sebelum melakukan liputan dimanapun berada, kecuali press conference.

Untuk itu Irno berharap kepada seluruh anggota Aliansi Wartawan Indonesia dimanapun berada untuk tetap berpegang pada UU Pers 40 tahun 99 sebagai landasan dalam bertugas liputan.

Masalah Covid-19 adalah masalah bersama, seluruh bangsa indonesia wajib turut memerangi, menanggulangi juga berusaha turut menghentikan penularannya dengan cara mematuhi protokol kesehatan yang sudah di sampaikan pemerintah dan tetap menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup sehat. (Red)

Related posts

Wanita Asal Jambesari, Penyebar Video Hoax Kasus Corona di Jerat UU ITE

Redaksi

Juknis Baru BOS dan BOP Jamin Pembayaran Honor Guru Bukan ASN Dalam Darurat Covid-19

Redpel1

Satreskrim Polres Bondowoso Tangkap Pelaku Pembunuhan Dihalaman Mapolda Jatim

Efendi Tuba