Sigap88
Featured Nasional Tapal Kuda Uncategorized

Kontak Tembak Di Kab Nduga, KKB Kocar Kacir Diburu Peluru Prajurit Yonif Raider 514

Bondowoso,Sigap88 – Nama besar Yonif Raider 514/SY/9/2 Kostrad yang bermarkas Bondowoso Jawa Timur memang sudah tidak diragukan lagi, baru-baru ini di Poso, Sulawesi Tengah Pimpinan Kelompok Teroris Mujahidin Indonesia Timur(MIT) a.n Barok dan beberapa anggotanya tewas di ujung peluru Prajurit terbaik Yonif Raider 514 Kostrad yang tergabung dalam Satgas Tinombala bersama Prajurit Kopasus.

Kali ini Prajurit Yonif Raider 514 Kostrad yang sedang bertugas di Distrik Mugi Kabupaten Nduga, Papua terlibat kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) jumat (29/11) sekira pukul 09.00 WIB.

Kejadian kontak tembak antara Prajurit Yonif Raider 514 Kostrad dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terjadi saat Tim dari Yonif Raider 514 Kostrad sedang melaksanakan pengamanan Helicopter untuk pendorongan logistik, tiba-tiba salah satu Tim Yonif Raider 514 Kostrad melihat ada 5 Orang kelompok kriminal bersenjata (KKB) dengan membawa senjata jenis senapan serbu(SS) akhirnya kontak tembak pun terjadi.

Di tempat kontak tembak ditemukan bercak darah dari kelompok kriminal bersenjata (KKB), kemungkinan untuk jenasahnya dibawa kabur ke dalam hutan oleh rekan-rekannya, selanjutnya Tim dari Yonif Raider 514 Kostrad melaksanakan pengecekan Personel agar dipastikan seluruh Personel, Materiil aman dan lengkap, kemudian Tim dari Yonif Raider 514 Kostrad melaksanakan pengamanan dan pengejaran terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB)

Menjelang HUT OPM sudah menjadi kebiasaan kelompok kriminal bersenjata (KKB) akan melakukan aksi-aksi yang dapat menggangu stabilitas keamanan di wilayah Papua, untuk itu diperlukan kewaspadaan dalam mengawasi dan menjaga gerak gerik dari kelompok kriminal bersenjata tersebut. (ZAIN )

Related posts

Kepsek SMKN 3 Bondowoso, Buka Diklat di Yonif Raider 514 Kostrad

Redaksi

Expo SantriPreneur 2019 di buka, Bupati Blitar Apresiasi BIUUS

Redaksi

Program Pamsimas Ta 2018 Desa Botolinggo Diduga Gagal Bangunan

Redaksi