Sigap88
Featured Opini Tapal Kuda

Langkah Cerdas dan Bijak Sekda Syaifullah, Ciptakan Kegaduhan, Katanya Siapa,,,,??

Bondowoso, Tantangan demi tantangan selalu menghadang. Di awal mula Kedatangan sudah menimbulkan suatu “GORENGAN” yang sempat menjadi Trending Topik di Kabupaten yang terkenal dengan Kota Tape.

Tetapi hal tersebut tidak menyurutkan langkah “Syaifullah” yang telah resmi dilantik sebagai Sekda Bondowoso untuk berkomitmen bersama sama Bupati dan Wakil Bupati mewujudkan Bondowoso yang MELESAT.

Disamping menimbulkan suatu “Kontroversi”, tetapi mau diakui atau tidak selama enam (6) bulan pasca pelantikan, begitu banyak Langkah cerdas dan bijak Sekda Syaifullah untuk membangun Bondowoso, antara lain yang berhasil dihimpun penulis adalah :

1. Walaupun seusai dilantik, langsung mendapat “Kado” pengunduran diri Kepala BKD, dan Kasubid Mutasi dari jabatannya, tetapi Sekda Syaifullah masih memberi waktu 1 bulan untuk memikirkan kembali atas keputusan itu.

Tetapi walaupun sudah dikasih waktu selama 1 bulan. Kedua pejabat tersebut tetap dalam pendiriannya dan memilih mundur.

Akhirnya dengan cerdas dan bijak Sekda Syaifullah berangkat ke Jakarta konsultasi dengan KASN. Dan perintah KASN, pecat 2 (Dua) pejabat itu Karena ditengarai dalam pengunduran diri mengajak seluruh jajaran BKD untuk juga mundur.

Setelah pulang dari Jakarta, akhirnya Sekda Bondowoso langsung menindak lanjuti dengan mengabulkan pengunduran diri dua pejabat tersebut dan di stafkan di Bagian umum serta staf Kecamatan Sukosari.

Dan hal tersebut akhirnya juga membuka “TABIR” yang selama ini menjadi “Rahasia Umum” apa dan apa yang sebenarnya terjadi dalam Tubuh BKD selama ini.

2. Dapat dua bulan dilakukan mutasi 127 pejabat dari eselon 4 sampai 3 untuk mengisi kekosongan jabatan yang kosong.

Dan Sekda masih tetap dalam komitmennya untuk mendukung misi visi Bupati dan Wakil Bupati yaitu MUTASI yang bersih tanpa ada suap.

Alhasil beberapa ASN yang merupakan
alumni Perguruan Tinggi ternama seperti ITB, UGM, UNAIR yang selama ini tidak pernah mendapatkan tempat di Bondowoso, akhirnya bisa menunjukkan ilmu dan kemampuannya untuk bersama sama mewujudkan Bondowoso Melesat.

3. Sekda Syaifullah langsung turun ke Sekolah Sekolah untuk memimpin apel pagi sekaligus memberi motivasi kepada siswa agar bisa lebih sukses. Dan menekankan untuk semakin giat belajar dan meningkatkan ibadah.

Dan juga mendorong kepada segenap guru agar dalam mendidik siswa untuk tidak dibatasi waktu dan memberikan pengabdian pada dunia pendidikan, karena investasi kemajuan suatu bangsa di tentukan oleh pendidikan.

3. Terkait proyek tidak segan segan Sekda Syaifullah dalam rapat dinas mengingatkan agar pejabat berhati hati dengan fee proyek.

4. Dalam masalah sosial Syaifullah tidak segan mengeluarkan orang sakit, ibu melahirkan, dengan uangnya sendiri dari Rumah Sakit, dan selalu mengunjungi rakyat miskin yang terkena musibah.

5. Bulan desember Syaifullah meluluskan 289 ASN dalam ujian Penyesuaian Ijazah (PI) dengan bersih tanpa uang sedikitpun.

Karena selama ini PI selama bertahun tahun menjadi hal yang menakutkan karena di samping ikut tes masih harus ada “Pembayaran” dan itupun belum tentu lulus.

Jadi PI menjadi proyek pendapatan oknum di BKD. Padahal regulasi PI di buat untuk menolong ASN yang umurnya sudah tua tapi pangkatnya masih rendah, inilah sejarah yang diakui oleh ASN sebagai terobosan Syaifullah dalam mensejahterakan stafnya.

6. Selalu sidak untuk memberi bimbingan pada Kadis dan jajarannya agar bekerja dan mengabdi kepada masyarakat serta jangan terbiasa melayani masyarakat dengan pamrih uang.

Alhasil kemudahan proses Perijinan yang selama ini hanya bagai angan angan di Kabupaten Bondowoso, saat ini bisa dirasakan dan bukan hanya mimpi belaka.

7. Memberi kepastian bagi para Dokter dokter di RSUD baik spesialis maupun umum untuk diberi perlindungan dalam pelaksanaan pelayanan medis kepada masyarakat sehingga tidak perlu ragu dalam mengambil suatu tindakan medis. Langkah tersebut diambil supaya para dokter terus bekerja di Bondowoso.

Alhasil banyak para dokter yang mau pindah akhirnya merasa nyaman dan menggagalkan rencana pindahnya.

8. Langkah kongkrit juga dilakukan dalam mutasi guru, dengan mendekatkan guru dengan rumahnya agar bisa konsentrasi dalam mengajarnya.

9. Ketika terjadi penggantian Mobil baru bagi Camat dan Kabag, maka dari Mobil lama yang di lelang maupun hibah, tidak ada 1 mobilpun yang dinikmati oleh pribadi dan keluarganya.

10. Ketika dapat hadiah umroh dari Travel Mubina untuk 4 orang keluarga Syaifullah, maka 2 orang diberikan pada penjaga masjid bukan diberikan pada keluarganya.

Yang paling mengagumkan pada saat keberangkatan tidak ada sedikitpun fasilitas dari Pemda yang dinikmati. (ini bisa di cek pada Kabag Umum dan Kabag yan lain di Sekretariat Pemkab).

11. Dalam setiap pertemuan dengan Tomas dan Toga, Sekda Syaifullah selalu minta di do’akan hidup zuhud, sederhana sehingga tidak ada ambisi duniapun.

Karena menurut Syaifullah urusan dunia sudah selesai sekarang, tinggal bagaimana mengatur langkah untuk kepentingan akhirat.

12. Dan inilah 5 mimpi besar Syaifullah yang belum terwujud :
– Mendirikan BPR Syariah Kironggo untuk melayani para UKM dan potensi ekonomi lainnya.
– UKM Mart Bondowoso yang bentuknya seperti indomaret yang harus berdiri di semua Kecamatan bahkan sampai ke tingkat desa.
– Puskesmas melayani dengan sistem gugus depan, jadi ketika ada rakyat yang sakit bukat rakyat yang mencari puskesmas tapi dengan sistem gugus depan maka puskesmaslah yang mencari orang sakit.
– Membangun Sistem pendidikan berbasis karakter dengan basic kearifan lokal yang notabene kuktural NU.
– Memberi pelayanan kesehatan masuk pesantren dimana para dokter, perawat, dan tenaga medis dalam 1 minggu harus memberi pelayanan kesehatan pada santri, guru, kiyai sehingga menjadi motivasi untuk hidup bersih dan sehat.
– Menguatkan jaringan bisnis antara SMKK dengan pelaku usaha seperti pedagang bakso, kopi dll.
– Membangun IT sampai ke Tingkat Desa agar semua masyarakat bisa teknologi serta berpengetahuan luas.

Jadi dari sekian kebijakan Sekda Syaifullah sudah mulai dicintai para ASN, masyarakat, Kiyai dan Ulama.

Lalu dari mana asal usul demo yang kabarnya membuat kegaduhan,,,???

Sekedar opini penulis, mungkinkah Demo tersebut dilatar belakangi karena Sekda Syaifullah mengganti salah satu pejabat PLT yang selama ini terkesan bagi bagi proyek kepada kroninya,,,???

Dan yang lebih menarik dan masih merupakan Opini penulis, sepertinya ada jaringan kuat dari sebuah Jaringan Asosiasi Kontraktor yang juga ikut memancing di air keruh, seperti halnya Kontraktor dari wilayah Tengah dan Barat.

Oh ada lagi mimpi yang belum terwujud dari sosok Syaifullah sebagai Sekda dan putra daerah yang punya mimpi besar agar para wartawan, LSM bisa hidup sejahtera meraih masa depan yang sukses. Serta dapat mengantarkan putra/putrinya bersekolah dan mondok sampai perguruan Tinggi.

Lalu dimana bentuk kegaduhan yang selama ini didengungkan oleh mereka,,,,???

Ayo cari jawabannya sambil serubut kopi dan hisap rokoknya,,,,,,!!!!!!!!

(Dilansir Berdasarkan Kiriman ke Email Redaksi)

Related posts

Babinsa Lojajar Hadiri Musrenbang Desa Tahun 2020

Redaksi

Milad ke 5 IPMKB, Gelar Pengajian dan Shalawatan

Redaksi

Sinergitas Polres dan Kodim 0822 Bondowoso Pastikan Natal dan Tahun Baru Aman

Redaksi