Sigap88
Featured Investigasi Situbondo Tapal Kuda

Polemik Penjaringan Perangkat Desa Peleyan, Ketua BPD Beberkan Fakta

Situbondo||Sigap88 – Setelah beredarnya patgulipat soal mekanisme penjaringan perangkat Desa Peleyan yang diduga menuai polemik, maka tim media sigap88 kembali mengali data serta menghimpun informasi khususnya dari ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Peleyan Kecamatan Kapongan.

Sebagaimana keterangan kepada awak media terkait penjaringan seleksi perangkat Desa peleyan (30/06/20) saat dikonfirmasi via telepon Ketua BPD mengakui dan membenarkan bahwa telah menyampaikan kepada sejumlah warga dan peserta yang diketahui lolos.

“Benar, saya yang menyampaikan kepada sebagian warga dan juga kepada pemenang sementara posisi Kasi Kesra yakni saudara Taufik,” ujar Ketua Bpd, Sabtu (04/07).

Terkait penjaringan perangkat Desa Ketua BPD Peleyan kembali menambahkan, “Saya selaku ketua BPD mengikuti dan memantau tahapan penjaringan termasuk ketika tes awal sampai akhir baik di ujian tulis, praktik dan wawancara,”

“Bahkan pada waktu penyerahan nilai hasil tes dari ruangan kades yang diambil satu persatu lalu di serahkan pada sekdes,”

“Sedangkan anggota BPD menunggu diruangan sekdes untuk merekap tentang hasil nilai tertinggi maupun yang terpilih termasuk posisi Kasi Kesra,” terangnya.

Selain itu Beberapa waktu kemudian usai ujian di kantor desa, saya bertanya kepada sekdes “siapa saja yang menang”, maka sekdes (iwan) menyampaikan nilai Kasi kesra saudara taufik, Kadus aeng celleng Patriyanto dan seterusnya.

“Selanjutnya saya keluar mau ke kamar mandi, namun kebetulan masyarakat diluar banyak yang menunggu sehingga disampaikan untuk Kasi kesra adalah opik (Taufiq) dan kadus aeng celleng pat dan saya juga mengucapkan selamat pada opik lewat WA,” pungkasnya.

Hal berbeda Yus selalu ketua BPD masuk kembali ke ruangan di kantor desa kemudian panitia atau tim seleksi mengadakan rapat bersama termasuk kepala desa, sehingga sekdes menyampaikan nilai akhir setelah dilakukan musyawarah dan mediasi ternyata tiba-tiba berubah khusus Kasi Kesra nilai tertinggi saudara Purwanto dengan nilai 69,3 dan Moh Taufik dengan nilai 68,5.

“Terkait fenomena dimaksud, saya tidak paham sebab dengan alasan nilai kades belum di masukkan katanya padahal saya lihat nilai udah di masukkan semua pada sekdes yang kebetulan panitia,” ungkap ketua BPD Yus, bersambung.

Penulis : Ekz
Foto : Tim
Editor : Redaksi

Related posts

Sapi Bantuan Kelompok Tani Surya Jaya Desa Tarogan Lenteng Lenyap Ditelan Bumi

Redaksi

Peduli Kebersihan dan Lingkungan, Jajaran Forpimka Tenggarang Lakukan Kerja Bakti

Redaksi

Tanpa Papan Nama Proyek Rehabilitasi Rumdin PKM Maesan Berjalan Aman, Fungsi Pengawasan Dinas Patut Dipertanyakan

Redaksi