Sigap88
Image default
Bondowoso Ekonomi Tapal Kuda

Pres Release, “Betulkah Pemkab Akan Membentuk Satgas Pengawasan Tabung Gas Melon,,,! Masyarakat Menanti

Bondowoso¦¦Sigap88 – Dampak dari kelangkaan dan mahalnya harga gas melon 3kg Bersubsidi masyarakat Bondowoso mengalami “Dilema”, bahkan kesulitan untuk mendapatkan gas LPG 3kg sudah berjalan kurang lebih satu bulan sebelum memasuki Ramadan 1442 H.

Wakil Bupati Bondowoso Irwan Bachtiar Rahmat dalam pres releasnya di ruang Shaba Bina 2 menduga, ada permainan di tingkat pengecer dan tidak tepat sasaran.

”Dari jalur pengecer ini patut diduga telah melakukan spekulasi-spekulasi dan tidak tertutup kemungkinan ada upaya upaya penimbunan sehingga harga naik serta langka keberadaannya,” pungkasnya, Kamis (15/04).

Masih di tempat yang sama, Tim satgas yang akan dibentuk nantinya terdiri dari unsur Pemerintah, Kepolisian dan Kejaksaan yang tujuannya adalah memantau pendistribusian gas melon 3kg mulai dari agen hingga pangkalan.

“Sedangkan pengecer tidak masuk dalam bagian pendistribusian resmi dari Pertamina, sehingga keberadaan mereka harus segera ditiadakan,” pungkasnya.

Wabup juga menegaskan, Pemkab bersama para pihak terkait akan melakukan tindakan hukum terhadap oknum atau spekulan yang melakukan penimbunan Tabung Gas LPG 3 kg
Apabila ditemukan Agen yang dengan sengaja melakukan kecurangan akan dikenakan sanksi sampai pada pencabutan izin usahanya.

”Satuan Tugas Pengawasan dibentuk bertujuan untuk menertibkan jalur jalur pendistribusian dari pangkalan ke masyarakat. Tidak boleh ke pengecer sehingga tidak ada upaya penimbunan,” imbuhnya.

Masih ditempat yang sama, Kabag Perekonomian Pemkab Bondowoso, Aris Wasiyanto, menjelaskan terkait kelangkaan dan mahalnya gas Lpg 3 kg disebabkan oleh penggunaannya yang salah sasaran.

“Bahkan masyarakat yang sudah mampu, pengusaha hotel, pengusaha rumah makan sampai ke peternakan ayam menggunakan gas lpg 3kg untuk memenuhi kebutuhan usaha mereka,”

“Sementara kita tidak dapat melakukan tindakan atau sanksi tegas bagi pelanggar, karena tidak adanya aturan yang jelas,” ujarnya.

Dilanjutkannya lagi, “Mereka yang mampu atau para pengusaha masih menggunakan dan memanfaatkan tabung ukuran 3kg,”

“Pemkab dalam hal ini telah berupaya untuk menambah ketersediaan gas dengan mengajukan tambahan Vakultatif kepada Pertamina sebanyak 4 persen,”

“Angka tersebut bisa meningkat saat memasuki hari-hari besar keagamaan sehingga stoknya harus ditambah”, imbuhnya.

Penulis : zain/hamid

Related posts

Monitoring Dinas Terkait, Pabrik Tahu Kurma Telah Menggunakan IPAL Sesuai Petunjuk

Operasi Gabungan Kembali Gagalkan Pencurian Kayu Sono Keling Ilegal

pimred sigap88

Limbah Tetes di Desa Juglangan Dikeluhkan Masyarakat, GP Sakera Langsung Action