Sigap88
Bondowoso Ekonomi Featured Investigasi Tapal Kuda

Satgas Covid Kecamatan Tenggarang Lakukan Diskriminasi Gantangan Burung, Ada Apa,,,?

Bondowoso¦¦Sigap88 – Guna mencegah penyebaran Covid 19 di Kecamatan Tenggarang, berbagai langkah dilakukan oleh Muspika atau Satgas Covid 19 Kecamatan.

Salah satunya dengan tidak memperbolehkan Latihan Bersama (Latber) Kicau Mania yang berlokasi di depan Kantor Kecamatan Tenggarang yang lebih dikenal dengan BBC Tenggarang.

Dalam WA Kanit Polsek Tenggarang yang diterima Hartono selaku Pemilik gantangan menyampaikan :
“Mohon maaf, pak NONO saya sampaikan petunjuk Kapolsek, bahwa untuk kegiatan Latpres burung berkicau sementara dihentikan dulu sampai dengan ada perubahan Covid-19. Itu intinya. Hal ini akan saya sampaukan juga ke Tamara Bataan. Untuk itu Kapolsek bersama Muspika ingin memberi petunjuk besok pada hari Senin tanggal 28 Sept 2020, monggo ditunggu kehadirannya. 🤝🤝🤝” (Teks sesuai Aslinya).

Hal tersebut langsung direspon oleh Panitia BBC tenggarang dengan mengikuti intruksi seperti yang disampaikan dalam Whats App tersebut.

Tetapi, yang menjadi pertanyaan kenapa di wilayah yang sama yaitu Wilayah Kecamatan Tenggarang, di tempat terpisah gelaran tersebut tetap dilaksanakan,,,?

Sementara Camat Tenggarang selaku Ketua Satgas Covid 19 Kecamatan Tenggarang dihubungi via Telepon menyampaikan, “Kami tidak tau kalau di tempat lain di wilayah Tenggarang ada kegiatan serupa. Terimakasih infonya dan akan kami tindak lanjuti,” ujarnya.

Lebih lanjut Ketua Satgas Covid 19 Kecamatan Tenggarang juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi prokes mengingat penyebaran virus covid 19 di Tenggarang cukup tinggi.

Di tempat terpisah Ketua DPC Bara JP Bondowoso yang juga menjadi pembina di BBC Tenggarang sangat menyesalkan akan diskriminasi yang dilakukan oleh Polsek ataupun Satgas Covid 19 Kecamatan Tenggarang.

“Kalau memang mau diterapkan tolong jangan ada tebang pilih. Kegiatan apapun yang memang ada massa, khususnya wilayah Tenggarang harus tegas untuk diliburkan atau dibubarkan,” ujarnya.

“Dan karena di burung berkicau ini juga ada dampak ekonomi, maka kami juga meminta kepada Satgas Covid Kecamatan Tenggarang bukan hanya bisa untuk menutup kegiatan tetapi juga harus memikirkan bantuan stimulus dampak pandemi covid 19 kepada pihak pihak yang ekonomi keluarganya hanya menggantungkan di latber Seperti ini,” tegasnya.

Penulis : Hamid
Foto : Tim Investigasi
Editor : Redaksi

Related posts

Tingkatkan Perekonomian, Pemdes Koncer Kidul Serahkan Bantuan Bibit Ikan Lele

Redaksi

LSM Garasi dan Media Sigap88 Lakukan Giat Bagi Masker Gratis dan Sosialisasi Covid 19

Redaksi

Akbp Dr Arsal Sahban Sik Sh Mh Pimpin Upacara Hari Santri Nasional

Efendi Tuba