Sigap88
Malang Raya Peristiwa

Separuh Pengurus dan Rayon Hipakad Malang Raya Laporkan Afan Ke Penegak Hukum

Malang, Sigap88- Hipakad Malang Raya terbelah menjadi dua akibat ketua terpilih Afan Ari Kartika sering membuat keputusan sepihak bahkan kegiatan yang sering dilakukan tidak melalui musywarah yang tertuang dalam AD/RT Organisasi.

Hari ini 1/10/2020 seluruh anggota dan pengurus Hipakad Malang Raya berkumpul di kantor kesekretariatan di jalan Trunojoyo untuk mengundang ketua terpilih mempertanggungjawabkan perbuatannya selama memimpin menjadi Ketua.

Sekretaris lowokwaru ” Saya ini pengurus tapi kita tidak pernah diajak untuk berdikusi terkait kegiatan tapi tiba tiba muncul dimedsos kalau ada kegiatan”.ujarnya

Di tempat yang sama, “Kami melihat ada beberapa pelanggaran yang dilakukan Afan salah satunya tentang penyebaran gelar palsu yang tertulis di media massa, itu merupakan pelanggaran yang paling berat bagi organisasi.” Jelasnya

Senada dengan Ali, kami menemukan bukti otentik terkait gelar yang dicantumkan oleh Afan dua bukti ini kami pastikan bisa berurusan dengan hukum”. Tegasnya.

Kami sudah siapkan pengacara untuk melaporkan Afan tentang penyebaran gelar dengan Undang Undang Perguruan Tinggi Pasal 28 ayat (7) Undang- undang No. 12 Tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi yang berbunyi “Perseorangan yang tanpa hak dilarang menggunakan gelar akademik, gelar vokasi, dan/ atau gelar profesi.”

Sanksi hukum pidana juga menanti bagi setiap orang yang menggunakan gelar akademik secara tanpa hak, pemberian sanksi pidana penjara dan denda diatur dalam Pasal 93 Undang- undang No. 12 Tahun 2012 tentang Perguruan Tinggi, dapat dikenakan sanksi dengan pidana penjara selama 10 (Sepuluh) Tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 1.000.000.000,- (Satu Milyar Rupiah).” Tegasnya. (Rud)

Related posts

Tabrak Rumah Warga Koncer Kidul, Truk Warna Biru Kabur

Redaksi

Jamiyah Tahfidz quran Situbondo Bagikan Sembako Dan Uang Tunai Di Hari Ibu

Efendi Tuba

Usai Rakor, Bupati Magetan Langsung Release Terkait 43 Santri Temboro Asal Malaysia Yang Kena Corona

Redpel1