Apple Tuntut Oppo dan Mantan Karyawan Terkait Pencurian Data

, JAKARTA – Perusahaan Apple Inc. mengajukan gugatan terhadap produsen ponsel pintar asal Tiongkok, Oppo, karena diduga merekrut secara paksa seorang insinyur senior dari Apple Watch dan mendorong tindakan pencurian rahasia dagang demi pengembangan perangkat.wearable pesaing.

Dalam tuntutan yang diajukan ke pengadilan federal di San Jose, California, Apple mengklaim bahwa Chen Shi, arsitek sistem sensor dalam tim Apple Watch, secara sembunyi-sembunyi mengakses dokumen rahasia terkait teknologi kesehatan milik perusahaan sebelum meninggalkan perusahaan pada bulan Juni.

“Tanpa memberitahukan bahwa ia akan bekerja untuk pesaing langsung, Dr. Shi mengadakan dan hadir dalam ratusan pertemuan pribadi dengan anggota tim teknis Apple Watch guna mengumpulkan data riset yang sedang berlangsung,” tulis Apple dalam dokumen gugatan yang dikutip dari Bloomberg pada Sabtu (23/8/2025).

Selanjutnya, Apple menyatakan bahwa tiga hari sebelum meninggalkan perusahaan, tepatnya di malam hari, Shi mengunduh 63 dokumen dari folder Box yang terlindungi, kemudian mentransfernya ke USB satu hari sebelum secara resmi keluar dari perusahaan.

Apple mengklaim bahwa Shi melanggar perjanjian kerahasiaan dan perjanjian hak kekayaan intelektual, serta bahwa Oppo mengetahui dan mendukung tindakan yang dilakukannya.

Dalam berkas gugatan, Apple menyatakan bahwa Shi menipu rekan-rekannya di Cupertino dengan mengklaim bahwa ia kembali ke Tiongkok untuk merawat orang tua yang sudah tua. Namun, kenyataannya ia bergabung dengan pusat penelitian Oppo di Silicon Valley yang beroperasi dengan nama Oppo dan InnoPeak.

Apple juga memperlihatkan bukti komunikasi antara Shi dan seorang eksekutif Oppo yang menjabat sebagai wakil presiden di bidang kesehatan. Dalam pesan dalam bahasa Mandarin yang dikirim sebelum Shi meninggalkan Apple, dia menyebut sedang meninjau berbagai dokumen internal serta melakukan banyak pertemuan 1:1 untuk mengumpulkan sebanyak mungkin data.

Eksekutif tersebut menjawab dengan kata “baik” dan emoji “OK”, seperti yang terdapat dalam gugatan.

Apple menegaskan bahwa jika tindakan Shi dan Oppo tidak dihadapi dengan konsekuensi hukum, hal ini akan merusak komitmen perusahaan terhadap inovasi serta investasi besar dalam pengembangan teknologi canggih seperti Apple Watch. Perusahaan juga menganggap tindakan tersebut memberikan keuntungan yang tidak adil kepada pesaing dan berisiko menghancurkan nilai rahasia dagangnya.

Oppo Tahu Gugatan Apple

Oppo, yang secara resmi dikenal sebagai Guangdong Oppo Mobile Telecommunications Corp., mengakui telah menerima gugatan tersebut dan sedang meninjau tuduhan yang diajukan oleh Apple.

“Kami tidak menemukan bukti terkait antara tuduhan tersebut dengan tindakan karyawan kami saat bekerja di Oppo,” kata perwakilan perusahaan melalui pesan di WeChat.

Perwakilan Oppo menyatakan, pihaknya menghargai kerahasiaan bisnis seluruh perusahaan, termasuk Apple, dan tidak pernah memanfaatkan informasi rahasia milik Apple. Oppo juga menegaskan siap bekerja sama dalam proses hukum dan percaya bahwa pengadilan yang adil akan mengungkap kebenaran sejati.

Di sisi lain, Apple dan Shi belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan hukum ini. Profil LinkedIn yang diduga milik Shi menunjukkan bahwa ia bekerja di Apple sejak tahun 2020.

Selanjutnya, kasus ini tercatat dengan nomor Apple Inc. v. Chen Shi, Guangdong Oppo Mobile Telecommunications Corp Ltd., dan InnoPeak Technology Inc., 5:25-cv-7105 di Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Utara California, San Jose.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *