, Jakarta– Growth Monks Corp bekerja sama dengan ADDTix dan Pinkfong Company, Baby Shark mengajak anak-anak untuk aktif berlari dalamBaby SharkRun 2025. CEO Growth Monks Corp Natasha Pardede menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi anak-anak dalam membangun rasa percaya diri. “Pinkfong“Baby Shark Run 2025 bukan hanya acara lari biasa – ini merupakan tempat yang nyaman dan menyenangkan bagi anak-anak untuk beraktivitas, meningkatkan kepercayaan diri, serta memperkuat ikatan dengan orang tua,” kata Natasha dalam keterangan pers yang diterima Tempo pada 22 Agustus 2025.
Natasha dan tim menyebutkan bahwa acara ini bisa menjadi kesempatan yang tepat bagi keluarga untuk menghabiskan waktu dengan penuh tawa. “Kami menyajikan IP kelas dunia dalam bentuk yang menyenangkan sekaligus bermakna – karena kami percaya bermain aktif dan momen keluarga yang penuh tawa adalah kunci untuk mendidik anak yang sehat dan bahagia,” ujarnya.
Baby Shark Run 2025 merupakan lari anak-anak pertama di Indonesia yang benar-benar imersif dan berbasis IP, khusus ditujukan untuk anak usia 3 hingga 10 tahun. Acara ini dihasilkan oleh Pinkfong Company, pengembang Baby Shark — video paling banyak ditonton di YouTube.
Kegiatan ini akan diadakan pada Sabtu, 22 November 2025 di Epiwalk Lifestyle Kuningan, Jakarta Selatan. Natasha mengajak keluarga untuk ikut serta dalam petualangan penuh aktivitas dan kegembiraan. “Di sini, pesona merek global yang terkenal secara internasional bertemu dengan kebutuhan akan momen berkualitas tanpa layar yang memperkuat hubungan antara orang tua dan anak,” ujar Natasha.
Dalam kegiatan ini, terdapat jalur sepanjang 2,5 km yang ramah untuk stroller, dilengkapi dengan pos rintangan berbasis tema di beberapa titik sepanjang jalur. Di area race village, keluarga akan diajak menari dalam DJ Kids Rave Party, menerima medali finisher khusus untuk orang tua dan anak, memakai jersey resmi Pinkfong Baby Shark Run, serta menikmati berbagai booth gaya hidup untuk memperkaya pengalaman menyenangkan hari tersebut.
Industri lari di Indonesia terus berkembang pesat, dengan diperkirakan lebih dari 350 acara lari akan diadakan pada tahun 2025 dan melibatkan lebih dari 175.000 peserta di seluruh negeri. Namun, hanya sekitar 5 persen dari kegiatan lari tersebut ditujukan bagi anak-anak. Bahkan, acara lari untuk anak biasanya hanya menjadi satu kategori tambahan, yaitu kids dash, bukan pengalaman yang lengkap dan terencana. Pada saat yang sama, penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 57 persen anak Indonesia kurang aktif secara fisik, seiring meningkatnya waktu penggunaan perangkat digital di rumah.
Natasha Pardede menyatakan setiap titik di sepanjang jalur dirancang agar benar-benar membawa keluarga masuk ke dunia Baby Shark. “Ini merupakan momen di mana orang tua dan anak bisa tertawa, bermain, serta terhubung sambil aktif bergerak di luar ruangan,” ujarnya. “Harapan kami Pinkfong Baby Shark Run 2025 akan menjadi tempat di mana keluarga bergerak, tertawa, dan menciptakan kenangan indah bersama.”
Ibu sekaligus penyanyi Ririn Ekawati menceritakan bahwa anaknya mulai ikut berlari bersamanya. Menurutnya, hal ini terjadi karena anak melihat Ririn dan Ibnu Jamil aktif berolahraga. “Apa yang dilihat oleh orang tua, itulah yang akan ditiru,” ujar Ririn.
Ia menyebutkan bahwa anaknya sering melihat Ririn dan Ibnu mengambil sepatu setiap pagi untuk berlari. Terkadang, anak tersebut mulai ikut melakukan peregangan atau bahkan ikut berlari meskipun hanya beberapa meter saja. “Jika kami sedang mengikuti lomba,anakjuga ingin ikut bersemangat, dan ini adalah salah satu cara agar hubungan dengan anak tetap terjaga,” kata Ririn.